Kaca Buram Sebuah ‘Pembersihan’

berpijak-di-dunia-retak

“Bas dan anak-anakku semua. Janganlah kalian merasa malu dengan keadaan bapak seperti ini. Bapak tidak pernah bersalah kepada siapapun. Sampai hari ini bapak tidak pernah diperiksa apalagi disidangkan. Bapak sudah terima nasib seperti ini.”

Nafisah, ibu dengan 10 anak, harus berjuang keras untuk menghidupi keluarganya. Bapak dari anak-anak dijadikan tahanan militer karena diduga terlibat dengan Gerakan 30 September PKI. Setelah 13 tahun dipenjara, dugaan tersebut ternyata tidak terbukti.

Itulah sedikit cuplikan  buku yang mungkin lebih tepat disebut sebagai memoar. Mengambil sudut pandang Basuki, anak ke dua sekaligus anak laki-laki tertua dalam keluarga, buku ini menceritakan betapa beratnya perjuangan keluarga untuk dapat bertahan hidup. Belum lagi ditambah stigma negatif tahanan politik dari orang-orang di sekitar.

Kata-kata pembuka diatas mengutip isi pesan dari  Bapak kepada anaknya Bas.  Tidak ada kesan marah dan menggurui. Kata yang tepat untuk meggambarkannya hanyalah ikhlas. Sedikit rasa dari buku “Berpijak di Dunia Retak” yang  berhasil diangkat penulis. Memoar dikemas dalam bentuk novel yang membuat alurnya terasa hidup. Tak lupa dilampirkan fakta-fakta menarik terkait dengan isi cerita.

Secara keseluruhan memoar ini menggunakan bahasa sederhana dan mudah dipahami. Beberapa diksi yang dipilih penulis masih tetap mempertahankan istilah jawa. Untuk yang tidak terbiasa menggunakan bahasa jawa akan sedikit kesulitan untuk meresapi maksudnya. Meskipun demikian, hal itu tidak akan mengurangi esensi buku. Karena detail dari setiap peristiwa dijelaskan secara rinci dan jelas.

Poin positifnya berdasarkan kisah nyata yang ditulis langsung oleh orang yang mengalami peristiwa tersebut. Penderitaan yang dirasa berlebihan menjadi sedikit ditolerir karena mungkin hal itulah kenyataan yang dihadapi. Penulis benar-benar menceritakan sampai pada titik waktu terberat.

Pesan-pesan moral tentang kehidupan tidak lupa diselipkan. Satu hal yang tidak tergali dalam yakni tentang konsep keadilan yang sejatinya tidak pernah ditemukan tokoh-tokoh dalam memoar. Buku ini menjadi rekomendasi untuk Anda yang ingin larut dalam ketegaran korban kasus 1965.

Judul: Berpijak di Dunia Retak
Penulis: Basuki Raharjo
Penerbit: Nafas Pustaka
Peresensi: Hanifah Febriani
Cetakan: 2013
Tebal: ix +238
ISBN: 978-602-8384-72-8

*

*

Top
Twitter Auto Publish Powered By : XYZScripts.com