Aliansi Mahasiswa Independen Peduli Hukum Gelar Forum Aspirasi Mahasiswa

Aksi Aliansi Mahasiswa Independen Peduli Hukum pada Kamis (15/9) lalu ditanggapi oleh pihak rektorat. Pada Senin (19/9) sore, Forum Aspirasi Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada (FH UGM) digelar. Acara yang diselenggarakan di Gedung I FH UGM ini dihadiri oleh puluhan mahasiswa FH UGM. Selain itu hadir pula Rektor UGM Prof. Ir. Dwikorita Karnawati, MSc., Ph.D. selaku pembicara utama. Dalam forum tersebut hadir pula Dr. Paripurna Sugarda, SH, M.Hum., LL.M, Prof. Dr. Mohtar Mas’oed,  dan Prof. Dr. Ir. Indarto, D.E.A.

Forum tersebut diawali dengan penjelasan duduk perkara oleh Agung Pratama Nugraha sebagai wakil mahasiswa FH UGM. Dalam penjelasan tersebut disampaikan pula tiga tuntutan Aliansi Mahasiswa Independen Peduli Hukum. Tiga tuntutan tersebut antara lain: transparasi, hukum acara sanggahan, dan kondusifitas FH UGM.

Setelah itu dilanjutkan dengan penjelasan Rektor UGM terkait aksi tersebut. Dwikorita mengaku heran. “Terus terang saya juga agak kaget, kok ternyata banyak yang tidak tahu,” ujar Dwikorita. Ia menambahkan bahwa sosialisasi terkait perubahan sistem pemilihan dekan sudah dilakukan sejak beberapa bulan yang lalu di seluruh fakultas.

Adanya perubahan itu, menurut Dwikorita,  karena kita semua harus ‘melompat’. “Kita semua harus leap-frogging,” ungkapnya. Menurut Dwikorita, Indonesia sudah tertinggal cukup jauh dengan negara-negara tetangga, seperti Malaysia, Singapura, dan Korea Selatan dalam perkembangan teknologinya. Ia menambahkan, untuk mendorong perkembangan teknologi, maka sistem manajemen universitas harus berubah. “Harus berani berubah, berani diubah,” jelasnya. Menurutnya, adanya perubahan-perubahan tersebut merupakan suatu tuntutan.

Menurut Dwikorita, pemimpin yang mampu mendorong Indonesia menjadi lebih baik terkadang bukanlah pemimpin yang memiliki banyak pengikut. “(Melainkan) pemimpin yang memiliki kemampuan leadership yang kuat, kemampuan manajerial yang tangguh, dan kemampuan organisasi yang baik,” tandas Dwikorita dalam forum tersebut.

Lebih lanjut Dwikorita mengilustrasikan Indonesia masih menggunakan pembajak sawah dalam sirkuit balap Formula 1 sedangkan negara lain sudah menggunakan mobil balap. “Nggak nyambung, bu!” celetuk salah seorang mahasiswa menanggapi penjelasan dari Dwikorita. Dwikorita pun menghentikan penjelasannya sejenak, kemudian melanjutkan lagi.

Forum Aspirasi Mahasiswa FH UGM dilanjutkan dengan sesi tanya jawab. Sesi tanya jawab ini dipimpin oleh Dekan FH UGM Prof. M. Hawin, SH, LL.M., Ph.D. sebagai moderator. Selanjutnya, forum ditutup oleh Dekan FH UGM. (Puspita Wardhani, Fardi Prabowo)

Related posts

*

*

Top
Twitter Auto Publish Powered By : XYZScripts.com