Di Temon Tak Ada Rumah

297 0

Pada abad ini ingatan tak lagi berwibawa, ia hanya sekedar gudang barang-barang usang. Sebab ada saatnya gedung-gedung lama didefinisikan sebagai kekurangan yang dulu tak ada. Kebutuhan dan keinginan baru tak perlu ambil pusing soal yang kosmis di dalamnya. Tak perlu melirik ingatan ketika orang bisa merasakan getar dari tiang yang menjulang, seakan-akan tiap saat bumi menjangkau yang kosmis. Karena waktu memang bukan teman untuk Temon. Kini, ia dipaksa ruang dan memaksa ruang.

 

Ilustrasi dan Teks : Bre Senandika

Total 1 Votes
0

Tell us how can we improve this post?

+ = Verify Human or Spambot ?

About The Author

No Comments on "Di Temon Tak Ada Rumah"

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *