PPSMB INTEGRASI Tanamkan Integrasi dan Nilai Etik

PPSMB INTEGRASI Tanamkan Integrasi dan Nilai Etik

Lebih dari empat ratus mahasiswa baru memadati aula Gedung IV Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada (FH UGM) guna mengikuti rangkaian Pelatihan Pembelajar Sukses Bagi Mahasiswa Baru (PPSMB) Selasa (06/08/2019). 

Yang Beda dari PPSMB 2019

Mahasiswa Baru dalam hari pertama PPSMB FH UGM (6/8/2019)

PPSMB FH kali ini mengusung tema INTEGRASI yang merupakan akronim dari Internalisasi Nilai Etik dan Integritas untuk calon penegak hukum masa depan. 

“Sesuai dengan nama yang kita usung tahun ini, INTEGRASI kepanjangannya internalisasi nilai etik dan integritas untuk generasi calon penegak hukum di masa depan, itu harapan kami.” tutur Faiz.

Dosen Departemen Hukum Tata Negara ini menambahkan bahwa PPSMB adalah sarana awal angkatan 2019 untuk berproses. Faiz juga berharap PPSMB dapat menanamkan nilai-nilai integritas dan etik bagi mahasiswa baru. 

“Nantinya nilai-nilai yang diperoleh dari kesempatan ini (dapat) selalu mereka bawa dalam kehidupan sehari-hari.” ujar Faiz.

Berbeda dengan PPSMB 2018 yang lebih menekankan seminar, PPSMB 2019 mencoba memperbanyak konten diskusi terfokus (Forum Group Discussion). Beby Pane, Koordinator Sie Acara, memaparkan, konten diskusi ini sesuai dengan kebanyakan budaya FH yang gemar diskusi.

“Tahun ini kita berusaha menyeimbangkan antara diskusi dan seminar, karena kebanyakan budaya di FH itu diskusi,” terang Beby.

Rangkaian kegiatan PPSMB hari ini diawali dengan pembukaan oleh Dekan FH UGM, Prof. Dr Sigit Riyanto, S.H., LL.M., dilanjutkan dengan pemaparan materi oleh wakil ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Dr. Laode Muhammad Syarif, S.H., LL.M., kemudian Forum Group Discussion (FGD) ‘Menuangkan Gagasan Melalui Tulisan’, dan beberapa kegiatan lainnya.

Jaka Triyana: Tantangan dan Harapan PPSMB 

(Kaprodi) S1, Dr. Heribertus Jaka Triyana S.H., LL.M., MA. memberi keterangan terkait PPSMB (6/8/2019)

Ketua Program Studi (Kaprodi) S1, Dr. Heribertus Jaka Triyana S.H., LL.M., MA. menyatakan bahwa dalam pelaksanaan PPSMB ini terdapat tantangan yang cukup signifikan. 

“Saya melihat tantangannya banyak, terutama untuk keterbatasan waktu. Bagaimana meramu banyak inisiatif dengan limitasi waktu sehingga kita harus membuat prioritas,” papar Jaka.

Terlepas dari segala kekurangan dalam penyelenggaraan PPSMB tahun ini, terbesit harapan Jaka supaya PPSMB dapat menjadi ajang pengenalan yang tidak hanya berdampak sehari dua hari namun untuk tahun-tahun ke depan. 

“Harapan saya PPSMB di FH UGM menjadi kegiatan akademik kemahasiswaan yang bisa mengenalkan rumah buat penghuni baru, sehingga mahasiswa baru itu ngerti. Hidupnya harus sesuai dengan tujuan pembelajaran mereka yaitu beraktivitas akademik dan non akademik sehingga menjadi sarana untuk mencapai tujuan pembelajarannya,” pungkasnya.

Mahasiswa dengan korsa Integrasi berangkulan di depan Gedung IV FH UGM

Penulis : Afnan Karenina Gandhi, Amanda Megawati
Foto : Selma Maulia Defani
Editor : Faiz Al-Haq

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Loading...