Selamat Hari Puisi Dunia | “Kosong” oleh Rosa Pijar

Selamat Hari Puisi Dunia | “Kosong” oleh Rosa Pijar

(KOSONG)

di hadapan layar laptop,
aku tertawa.
menertawakan dialog film yang lucu
terpingkal-pingkal
hingga sakit karena terlalu banyak tertawa.
tapi itu bukan aku.

di dalam mobil yang melaju,
ayah ibuku mengagumi sawah yang hijau.
aku bersenandung
menikmati hempasan angin
mengusap wajahku lembut dan dingin.
tapi itu bukan aku.

di dalam kolom obrolan,
kukirimkan banyak-banyak “hahaha”.
banyolan-banyolan, gombalan-gombalan.
aku adalah penggembira
aku tidak pernah diam sedetik pun.
tapi itu bukan aku.

di balik durasi telepon,
aku tersenyum manis.
suara temanku, suara saudaraku
memenuhi ruang kecil penuh perabot
yang aku sebut ‘kamar’
bertukar kabar, bertukar cerita.
tapi itu bukan aku.

semua itu bukan aku
aku tidak menemukan diriku di mana-mana

aku tidak ingin menjadi patung tua
berdebu dan dilupakan

aku ingin menemukan diriku
aku berlari ke sana ke mari
dari jalan ke jalan
gedung ke gedung
rumah ke rumah
ruang ke ruang
kolong jembatan, kolong lemari, kolong tikus
mencari aku
tapi,
aku tidak ada di mana-mana

tidak juga pada diriku sendiri.

Penulis: Rosa Pijar
Foto: Paolo De Leon (Behance.net)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Loading...