Sosial Budaya articles

APAKAH: Ratap Bumi Aksi Kami

Rabu (13/4) malam, Selasar Gedung VII Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada (FH UGM) dipenuhi oleh para mahasiswa pecinta seni yang tergabung dalam Sanggar Kesenian APAKAH. Mereka akan segera mementaskan suatu karya berjudul “Ratap Bumi”. Latihan dipimpin oleh Febriansyah Sunarya sebagai director bersama Nicolaus Oscar sebagai music director. Menurut Fiaruska Raynaldo Vikorefial, penulis naskah “Ratap Bumi”,

Semarak Sarasehan Budaya bersama Sujiwo Tejo

FH UGM, MAHKAMAHNEWS – Sabtu (31/10) sejak pukul 18:30, halaman Sekretariat LO/LSO dipadati para pengunjung kegiatan Sarasehan Budaya: Paradoks Birokrasi di Indonesia. Sarasehan budaya merupakan salah satu rangkaian acara Musyawarah Nasional V Lembaga Eksekutif Mahasiswa Hukum Indonesia (Munas V LEMHI). Munas V LEMHI ini dilaksanakan di Universitas Gadjah Mada (UGM) dari 29 Oktober hingga 1

KEKERASAN BERBALUT IMAN: Diskusi dan Bedah Buku Dema Justicia

SLEMAN, MAHKAMAHNEWS – Selasa (5/5) Dewan Mahasiswa Justicia Fakultas Hukum UGM (Dema Justicia FH UGM) menghelat diskusi dan bedah buku yang berjudul “Mengapa Iman Berbalut Kekerasan”  yang ditulis Zora A. Sukabdi. Bertempat di Ruang 3.3.1 Gedung III FH UGM, diskusi ini dihadiri pembicara Dr. Bagus Riyono, MA (dosen Fakultas Psikologi UGM) dan Asman Abdullah, S.I.P

Gunung Kidul: Pesona dan Permasalahannya

Konsep pariwisata yang bersahabat dengan alam saat ini memang sedang diminati. Apabila Anda cukup aktif berselancar di instagram, maka tagar #janganpanikmaripiknik, #explorejogja, #jpmpjogja pastilah tidak asing lagi. Pantai, gua, air terjun, gunung, dan wisata alam lainnya memang memberi kepuasan mata tersendiri. Equlibrium, Lembaga Penerbitan Pers Mahasiswa Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Gadjah Mada (FEB UGM)

Hari Teater Sedunia: Perayaan Rasa Kemanusiaan

“Tak akan ada keadilan tanpa kemanusiaan” (Yolande Mukasana) Sanggar Kesenian APAKAH Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada (FH UGM) merayakan Hari Teater Sedunia, Jumat (27/3). Hujan lebat memang menghambat beberapa hadirin untuk datang sesuai jadwal semula, yaitu pukul tujuh malam. Untungnya, pembawa acara tidak kehabisan kata-kata hingga para hadirin betah menunggu. Hampir pukul delapan, Justimun (Divisi

Warga Rembang Nlurug UGM

Bendera merah putih berkibar di tiang tinggi di halaman gedung Rektorat Universitas Gadjah Mada (UGM) pada Jumat (20/3). Halaman gedung rektorat yang biasanya lengang, siang itu didatangi banyak orang. Sejak semalam sebelumnya, memang sudah tersiar kabar warga Rembang akan mendatangi UGM, khususnya menuju Fakultas Geografi dan Fakultas Kehutanan. Kedatangan tersebut terkait dengan persidangan di Pengadilan

Mempertanyakan Angkatan Balai Pustaka sebagai Pusaka Sastra

Oleh : Moses Ompusunggu Dalam era nirkabel yang katastrofik seperti sekarang ini, tak banyak yang tahu mengenai kiprah mereka. Rekam jejak mereka seperti hilang dimakan zaman yang cepat beralih. Siapa yang kenal Merari Siregar? Siapa pula yang pernah membaca ataupun setidaknya pernah melihat sampul muka “Salah Asuhan”? Adakah juga yang pernah mendengar nama seorang Tulis

agaaf

ART|JOG 2014: Reproduksi Lakon Kekuasaan yang (Tidak) Kasat Mata

Liputan oleh: Moses Ompusunggu The worst illiterate is the political illiterate, he doesn’t hear, doesn’t speak, nor participates in the political events. Itu kalau kata Bertolt Brecht, dramawan Jerman yang Marxist itu. Ketidakpahaman -katakanlah ketidakpedulian- akan politik, jika merujuk pada kalimat Brecht, tidak akan membawa sedikitpun angin segar bagi kehidupan seseorang, bahkan lebih mendatangkan mudarat

Top
Twitter Auto Publish Powered By : XYZScripts.com