SISI GELAP

Kegelapan itu memukulnya Meninggalkan luka membiru Berdenyut ngilu tak tertahankan Mencoba menghilangkan kesadarannya Yang kemudian dibawah kendali hitam Kegelapan itu memakannya Sedikit demi sedikit menggerogoti

Pak Tua

Agaknya semua masih terasa segar Pada masing-masing kepala kami yang melihatnya Ketika anakmu datang dan mendapatimu tengah merayap Mencoba berjalan membebaskan raga Tak peduli seberapa

Bulan Mei 2013

Gerimis di mataku Alangkah dinginnya, berdenyar gigilku. Bibirku biru Membiru jugakah anganmu?   Angin putih di mataku Menggelisahkan daun-daun Yang tertingkah dan luluh Meluluh jugakah

Loading...