Opini articles

http://ziyaht.blogspot.co.id/2011/11/tugas-bahasa-indonesia-2-karikatur.html

Siapa Musuh Sebenarnya?

Siapa Musuh Sebenarnya?

Oleh: Rizaldy Ari, Kadiv Pemasaran BPPM Mahkamah 2017 Belakangan ini, masyarakat Indonesia tengah disibukkan oleh berbagai macam isu. Entah itu politik, ekonomi, atau yang lainnya. Hal yang menarik dari isu-isu tersebut ialah selalu berkaitan dengan unsur yang bersifat abstrak, yaitu suku, agama, ras, dan antargolongan atau biasa kita sebut SARA. Mulai dari pemilihan kepala daerah

Bumi Pertiwi, Tanggung Jawab Siapa?

Oleh: Fitri Isni Ridha, Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada, Pemimpin Umum BPPM Mahkamah 2017 Liburan ini tak terasa menyenangkan lagi. Semakin berada di dekat masyarakat, semakin banyak dilema yang muncul. Kemiskinan, kemerosotan moral, ketidakpedulian, kebodohan, ketidakstabilan ekonomi, serta perpecahan. Semua itu salah siapa? Dulu, saya ikut terbakar oleh kritik yang menyalahkan pemerintah. Bahkan, mendengar

Pers Mahasiswa Masa Kini

Oleh: Imam Prabowo   Pers Mahasiswa (persma) merupakan suatu wadah bagi para mahasiswa untuk melatih kemampuan mahasiswa dalam bidang jurnalistik sekaligus sebagai penyalur ide-ide kreatif sastra maupun non sastra dan aktualisasi permasalahan baik di tingkat fakultas , universitas maupun tingkat nasional. Sejak era orde lama hingga era reformasi peran dan fungsi pers mahasiswa mengalami perubahan.

Pembebasan Lahan, Istilah Kedaluwarsa?*

Bukan hanya suara yang bisa sumbang. Berita pun bisa sumbang karena “setitik nila”.   Beberapa hari terakhir, dua surat kabar yang rutin saya beli, Kompas dan Koran Tempo, rajin mewartakan kelahiran Jalan Tol Cikopo-Palimanan (Tol Cipali). Kala menulis ini, Minggu, 14 Juni 2015, isu itu masih menjadi primadona. Kompas memuatnya sebagai berita utama pada halaman satu, bertitel “Lahan Selalu Jadi

Ketawa Kecil di Hari Kartini Ini

Oleh: Moses Ompusunggu, Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada, Pemimpin Umum BPPM Mahkamah 2014 Gambar itu saya lihat pada awal Hari Kartini. Pukul 1 dini hari, saat mata tidak kunjung takluk pada kantuk. Saya lalu tertarik menulis ini karena gambar itu begitu menggelitik. Seperti memandang bocah yang baru tahu huruf a hingga e tapi berkoar

Hukum di Indonesia Ditegakan Hanya untuk Orang Miskin

Oleh: Edgar Handoko “Membuat kekeliruan itu manusiawi, namun tidaklah baik mempertahankan terus kekeliruan.”- Asas hukum erare humanum est, turpe in errore perseverare. Pada Desember 2014 kemarin, negeri kita kembali dihebohkan atas berita dugaan Nenek Asyani yang melakukan pencurian atas dua batang kayu jati. Kasus ini menarik mata banyak orang di Indonesia, termasuk Menteri Lingkungan Hidup

Cedera Di Balik Suap

Oleh: Umar Mubdi Operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Ardiansyah (9/4) terkait kasus penerimaan duit suap pengurusan izin usaha tambang di Tanah Laut, Kalimantan Selatan, telah mencederai hal fundamental negara hukum, yakni soal upaya perlindungan

Sebuah Lakon Kenegaraan : Kisah Dua Bersaudara Kakak Beradik

Oleh    : Fardi Prabowo Jati Lakon kenegaraan selalu bisa menarik perhatian masyarakat. Bisa jadi, ratingnya mampu menggeser drama bertema serigala, harimau, atau tukang bubur yang saat ini sedang kondang dibicarakan masyarakat Indonesia. Meskipun tidak ada data yang jelas tentang hal itu. Namun, sudah terbukti bahwa konflik kenegaraan yang disuguhkan akhir-akhir ini, cukup memaksa masyarakat untuk

Top
Twitter Auto Publish Powered By : XYZScripts.com