Opini articles

s__15573511

Putih: Dagelan Pemira

Putih: Dagelan Pemira

Putih : Dagelan Pemira “The sad duty of politics is to establish justice in a sinful world.”-Nieburhr Putih Reinhold Niebuhr, theolog Amerika itu, mengatakan demikian untuk siapa saja. Untuk mereka yang banyak protes di linimasa, kontestasi intelektual dengan argumen soal apa yang sebaiknya tak terjadi dalam hidup bernegara, atau yang dengan bangga berkata : pilih

hand

Implementasi Pendidikan

Oleh: MG Petty Ika C Waine Bertumbuh, kata tersebut memiliki keidentikan dengan kata pendidikan. Pernyataan itu berdasarkan jurnal dari John Dewey yang mengkaji tentang filosofi pendidikan. Bertumbuh adalah kunci terpenting dari segala perubahan mahkluk hidup begitu pula manusia. Dikaitkan dengan kata “bertumbuh”, selanjutnya dipertanyakan kemana arah dan tujuannya, filsul Darwin menyebutkan untuk hidup yang semakin hidup.1

http://ziyaht.blogspot.co.id/2011/11/tugas-bahasa-indonesia-2-karikatur.html

Siapa Musuh Sebenarnya?

Oleh: Rizaldy Ari, Kadiv Pemasaran BPPM Mahkamah 2017 Belakangan ini, masyarakat Indonesia tengah disibukkan oleh berbagai macam isu. Entah itu politik, ekonomi, atau yang lainnya. Hal yang menarik dari isu-isu tersebut ialah selalu berkaitan dengan unsur yang bersifat abstrak, yaitu suku, agama, ras, dan antargolongan atau biasa kita sebut SARA. Mulai dari pemilihan kepala daerah

Bumi Pertiwi, Tanggung Jawab Siapa?

Oleh: Fitri Isni Ridha, Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada, Pemimpin Umum BPPM Mahkamah 2017 Liburan ini tak terasa menyenangkan lagi. Semakin berada di dekat masyarakat, semakin banyak dilema yang muncul. Kemiskinan, kemerosotan moral, ketidakpedulian, kebodohan, ketidakstabilan ekonomi, serta perpecahan. Semua itu salah siapa? Dulu, saya ikut terbakar oleh kritik yang menyalahkan pemerintah. Bahkan, mendengar

Pers Mahasiswa Masa Kini

Oleh: Imam Prabowo   Pers Mahasiswa (persma) merupakan suatu wadah bagi para mahasiswa untuk melatih kemampuan mahasiswa dalam bidang jurnalistik sekaligus sebagai penyalur ide-ide kreatif sastra maupun non sastra dan aktualisasi permasalahan baik di tingkat fakultas , universitas maupun tingkat nasional. Sejak era orde lama hingga era reformasi peran dan fungsi pers mahasiswa mengalami perubahan.

Pembebasan Lahan, Istilah Kedaluwarsa?*

Bukan hanya suara yang bisa sumbang. Berita pun bisa sumbang karena “setitik nila”.   Beberapa hari terakhir, dua surat kabar yang rutin saya beli, Kompas dan Koran Tempo, rajin mewartakan kelahiran Jalan Tol Cikopo-Palimanan (Tol Cipali). Kala menulis ini, Minggu, 14 Juni 2015, isu itu masih menjadi primadona. Kompas memuatnya sebagai berita utama pada halaman satu, bertitel “Lahan Selalu Jadi

Ketawa Kecil di Hari Kartini Ini

Oleh: Moses Ompusunggu, Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada, Pemimpin Umum BPPM Mahkamah 2014 Gambar itu saya lihat pada awal Hari Kartini. Pukul 1 dini hari, saat mata tidak kunjung takluk pada kantuk. Saya lalu tertarik menulis ini karena gambar itu begitu menggelitik. Seperti memandang bocah yang baru tahu huruf a hingga e tapi berkoar

Hukum di Indonesia Ditegakan Hanya untuk Orang Miskin

Oleh: Edgar Handoko “Membuat kekeliruan itu manusiawi, namun tidaklah baik mempertahankan terus kekeliruan.”- Asas hukum erare humanum est, turpe in errore perseverare. Pada Desember 2014 kemarin, negeri kita kembali dihebohkan atas berita dugaan Nenek Asyani yang melakukan pencurian atas dua batang kayu jati. Kasus ini menarik mata banyak orang di Indonesia, termasuk Menteri Lingkungan Hidup

Top
Twitter Auto Publish Powered By : XYZScripts.com