Rehat

  • Rehat Siapa Dia

    “Hai juga. Maaf, kamu siapa ya?” “Wah masih muda udah pelupa nih. Payah.” “Sori aku pelupa soal nama orang akhir-akhir

  • Rehat Temaram

    Ibu, lihatlah dia telanjang Begitu banyak orang melihatnya tapi tidak ada yang datang menawarinya baju Tidakkah mereka merasa iba karenanya?

  • Rehat Seorang Penjahat Perang dan Sahabat Lamanya (Dalam Kamar Kecil Sebelum Pagi)

    Aku kemudian berdiri sebagaimana daun kering kepada pijakan roda tajam. Juga seperti pelana di atas kuda kepada manusia

  • Rehat TENTANG HARI

    Tentang pagi Pagi bening kuyup tertempa sendu Mengulang rindu sebab tak ada mampu Mimpinya merdu, sebab dia pelagu


Dua Sisi

Dua Sisi Oleh: Tata Wardhani Tubuh Mayang tergeletak di atas kasur kamar tidurnya. Matanya yang indah terbuka, tetapi tidak lagi memancarkan kehangatan. Tubuh telanjangnya kini...More

9 0

Aku Membunuh

Sepoy angin mulai mengusap pipi penuh jerawat ini. Sinar mentari yang meredup berhasil menamatkan lamunan panjangku. Aku mengangkat pantatku dari kursi biru di sudut kiri...More

6 0

Soto Ayam

Oleh: Umar Mubdi Sebagaimana galibnya, sekitar pukul setengah lima pagi, azan subuh dikumandangkan. Masjid terletak tak jauh dari kontrakan Irfan. Irfan secara rutin sembahyang berjamaah...More

1 0

Kosong

Yang Tersayang, Gayatri, semestaku, satu-satunya milikku yang paling berharga. Hari itu kau datang padaku dengan air mata, masih ingatkah? Kutanya, apa yang menyebabkan kau menangis...More

5 0

Bulan Mei 2013

Gerimis di mataku Alangkah dinginnya, berdenyar gigilku. Bibirku biru Membiru jugakah anganmu?   Angin putih di mataku Menggelisahkan daun-daun Yang tertingkah dan luluh Meluluh jugakah...More

1 0