Uncategorized articles

Ketawa Kecil di Hari Kartini Ini

Oleh: Moses Ompusunggu, Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada, Pemimpin Umum BPPM Mahkamah 2014 Gambar itu saya lihat pada awal Hari Kartini. Pukul 1 dini hari, saat mata tidak kunjung takluk pada kantuk. Saya lalu tertarik menulis ini karena gambar itu begitu menggelitik. Seperti memandang bocah yang baru tahu huruf a hingga e tapi berkoar

KPK Harus Tetap Bernyawa

Oleh : Adita Putri Hapsari Oh, Indonesiaku. Estafet pemerintahan melulu bergulir, prahara nyatanya tak kunjung usai. Konflik internal bangsa tampak seperti siklus yang tak berpangkal pun juga tak berujung. “Perjuanganku lebih mudah karena mengusir penjajah, tetapi perjuanganmu akan lebih sulit karena melawan bangsamu sendiri.” – Ir. Soekarno Anggukan mantap untuk kutipan hangat Sang Pendiri Bangsa. Prahara

agaaf

ART|JOG 2014: Reproduksi Lakon Kekuasaan yang (Tidak) Kasat Mata

Liputan oleh: Moses Ompusunggu The worst illiterate is the political illiterate, he doesn’t hear, doesn’t speak, nor participates in the political events. Itu kalau kata Bertolt Brecht, dramawan Jerman yang Marxist itu. Ketidakpahaman -katakanlah ketidakpedulian- akan politik, jika merujuk pada kalimat Brecht, tidak akan membawa sedikitpun angin segar bagi kehidupan seseorang, bahkan lebih mendatangkan mudarat

Top
Twitter Auto Publish Powered By : XYZScripts.com