Tag Archives: puisi

NATUR(AL)

Anggun sekali kau, cantik! Sosokmu dalam, menarik! Butamu memantik nurani Sunyimu cumbu berkah bumi Murnimu manja sekali Diinjak kau menyanyi Dicium kau menari Budimu anggun sekali Baik tentu bersekat sendiri Baik tentu bukan analogi Tapi doktrin maha tinggi Hai, agamamu apa sayang? Oh, maaf! Sungguh alpa menyingkap bilikmu. Lanjutkan saja bercinta dengan-Nya Lumat sampai puas!

Waktu yang Perlahan Merubahnya

Aku amati dia Dari lama, lama sekali   Dia duduk, tak selang waktu dia bangkit, lalu berdiri Menarik napas dalam Benar-benar dalam –seperti seluruh udara ingin dihirupnya– Sepuluh detik setelahnya Dia membuka mulut hendak berteriak   Berteriaklah dia, Ingin dunia mendengar remuk redam isi otaknya, Tapi dunia memilih diam Dia menurunkan getaran frekuensi hingga tinggal

Top
Twitter Auto Publish Powered By : XYZScripts.com