Recent Article

Diskusi Sastra Nasional PKKH: Mengaburkan Batas Realis dan Magis dalam Perempuan yang Disingkirkan

Diskusi Sastra Nasional PKKH: Mengaburkan Batas Realis dan Magis dalam Perempuan yang Disingkirkan

Senin malam (14/8), bertempat di Gedung Pusat Kebudayaan Koesnadi Hardjasoemantri Universitas Gadjah Mada (PKKH UGM), puluhan orang hadir mengikuti rangkaian acara Diskusi Sastra Nasional PKKH UGM. Cerpen “Perempuan yang Disingkirkan” karya A.S Laksana terpilih sebagai sastra yang didiskusikan pada malam itu. “Pada awalnya, acara ini bertujuan untuk mempertemukan sastrawan baru dan sastrawan lama dilingkup nasional”,

Dua Sisi

Dua Sisi Oleh: Tata Wardhani Tubuh Mayang tergeletak di atas kasur kamar tidurnya. Matanya yang indah terbuka, tetapi tidak lagi memancarkan kehangatan. Tubuh telanjangnya kini kaku. Darah membanjir dari lehernya, mewarnai seprai yang telah menjadi saksi bisu kehidupan cintanya bersama suaminya. Kini seprai putih itu pun menjadi saksi bisu pemerkosaan dan pembunuhannya. Seorang lelaki bertubuh

24882

Problematika di Balik Wacana Daulat Mandiri Pangan

Sabtu (20/5) malam, Lembaga Pers Mahasiswa Teknik (LPMT) Fenomena Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) menggelar diskusi bertemakan “Daulat Mandiri Pangan”. Diskusi diadakan dalam rangka Hari Ulang Tahun LPMT Fenomena ke-14. Acara yang diselenggarakan di Foodcourt UNY tersebut dihadiri oleh perwakilan lembaga pers mahasiswa se-Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Pemimpin Umum LPMT Fenomena, Edwin Widianto, dalam sambutannya mengatakan

Berita

Diskusi Sastra Nasional PKKH: Mengaburkan Batas Realis dan Magis dalam Perempuan yang Disingkirkan

Diskusi Sastra Nasional PKKH: Mengaburkan Batas Realis dan Magis dalam Perempuan yang Disingkirkan

Senin malam (14/8), bertempat di Gedung Pusat Kebudayaan Koesnadi Hardjasoemantri Universitas Gadjah Mada (PKKH UGM), puluhan orang hadir mengikuti rangkaian acara Diskusi Sastra Nasional PKKH UGM. Cerpen “Perempuan yang Disingkirkan” karya A.S Laksana terpilih sebagai sastra yang didiskusikan pada malam itu. “Pada awalnya, acara ini bertujuan untuk mempertemukan sastrawan baru dan sastrawan lama dilingkup nasional”,

PWPPKP2

Peresmian Paguyuban Warga Penolak Penggusuran Kulon Progo sebagai Bukti Konsistensi Penolakan Pembangunan Bandara

Ratusan warga Kecamatan Temon, Kabupaten Kulon Progo, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta berkumpul di salah satu rumah warga yang telah disediakan tenda pada Minggu (16/4). Mereka duduk berjejer rapi sambil berdoa memohon kelancaran kegiatan Paguyuban Warga Penolak Penggusuran Kulon Progo (PWPP KP) yang akan diresmikan saat itu. Acara dilanjutkan dengan prosesi pemotongan tumpeng, pembukaan tirai untuk

24882

Problematika di Balik Wacana Daulat Mandiri Pangan

Sabtu (20/5) malam, Lembaga Pers Mahasiswa Teknik (LPMT) Fenomena Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) menggelar diskusi bertemakan “Daulat Mandiri Pangan”. Diskusi diadakan dalam rangka Hari Ulang Tahun LPMT Fenomena ke-14. Acara yang diselenggarakan di Foodcourt UNY tersebut dihadiri oleh perwakilan lembaga pers mahasiswa se-Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Pemimpin Umum LPMT Fenomena, Edwin Widianto, dalam sambutannya mengatakan

Melihat Lebih Dekat Pesta Rakyat

“JANGAN JUAL PENDIDIKANKU MBOK YO”, tulis seorang mahasiswa di atas kain putih, Senin (2/5). Spanduk-spanduk tergelar di atas tanah. Para wartawan mengambil gambar di sana-sini. Pukul 09:00 WIB massa mahasiswa berkumpul di taman Fakultas Ilmu Sosial dan Politik Universitas Gadjah Mada (Fisipol UGM). Di bawah pohon, di lokasi yang sama, ada mahasiswa yang didandani seperti pocong. Di

Diskusi Sastra Nasional PKKH: Mengaburkan Batas Realis dan Magis dalam Perempuan yang Disingkirkan

Diskusi Sastra Nasional PKKH: Mengaburkan Batas Realis dan Magis dalam Perempuan yang Disingkirkan

Senin malam (14/8), bertempat di Gedung Pusat Kebudayaan Koesnadi Hardjasoemantri Universitas Gadjah Mada (PKKH UGM), puluhan orang hadir mengikuti rangkaian acara Diskusi Sastra Nasional PKKH UGM. Cerpen “Perempuan yang Disingkirkan” karya A.S Laksana terpilih sebagai sastra yang didiskusikan pada malam itu. “Pada awalnya, acara ini bertujuan untuk mempertemukan sastrawan baru dan sastrawan lama dilingkup nasional”,

Diskusi Sastra Nasional PKKH: Mengaburkan Batas Realis dan Magis dalam Perempuan yang Disingkirkan

Diskusi Sastra Nasional PKKH: Mengaburkan Batas Realis dan Magis dalam Perempuan yang Disingkirkan

Senin malam (14/8), bertempat di Gedung Pusat Kebudayaan Koesnadi Hardjasoemantri Universitas Gadjah Mada (PKKH UGM), puluhan orang hadir mengikuti rangkaian acara Diskusi Sastra Nasional PKKH UGM. Cerpen “Perempuan yang Disingkirkan” karya A.S Laksana terpilih sebagai sastra yang didiskusikan pada malam itu. “Pada awalnya, acara ini bertujuan untuk mempertemukan sastrawan baru dan sastrawan lama dilingkup nasional”,

Opini

hand

Implementasi Pendidikan

Oleh: MG Petty Ika C Waine Bertumbuh, kata tersebut memiliki keidentikan dengan kata pendidikan. Pernyataan itu berdasarkan jurnal dari John Dewey yang mengkaji tentang filosofi pendidikan. Bertumbuh adalah kunci terpenting dari segala perubahan mahkluk hidup begitu pula manusia. Dikaitkan dengan kata “bertumbuh”, selanjutnya dipertanyakan kemana arah dan tujuannya, filsul Darwin menyebutkan untuk hidup yang semakin hidup.1

Rehat

Dua Sisi

Dua Sisi Oleh: Tata Wardhani Tubuh Mayang tergeletak di atas kasur kamar tidurnya. Matanya yang indah terbuka, tetapi tidak lagi memancarkan kehangatan. Tubuh telanjangnya kini kaku. Darah membanjir dari lehernya, mewarnai seprai yang telah menjadi saksi bisu kehidupan cintanya bersama suaminya. Kini seprai putih itu pun menjadi saksi bisu pemerkosaan dan pembunuhannya. Seorang lelaki bertubuh

Nothing Found

It seems we can’t find what you’re looking for. Perhaps searching can help.

Dua Sisi

Dua Sisi Oleh: Tata Wardhani Tubuh Mayang tergeletak di atas kasur kamar tidurnya. Matanya yang indah terbuka, tetapi tidak lagi memancarkan kehangatan. Tubuh telanjangnya kini kaku. Darah membanjir dari lehernya, mewarnai seprai yang telah menjadi saksi bisu kehidupan cintanya bersama suaminya. Kini seprai putih itu pun menjadi saksi bisu pemerkosaan dan pembunuhannya. Seorang lelaki bertubuh

Nothing Found

It seems we can’t find what you’re looking for. Perhaps searching can help.

Wanita Yang Jauh di Sebrang

  Oleh : W.Bahari (2016) Yang ku diam begitu ramai tiadalah air begitu melimpah disini aku tunduk diam dan berandai sejenak ku redam indera ini ku rasakan lepas tanpa ku sadari ya… itu yang ku maksud tapi bukan, bukan kenari melainkan melati tapi kau bilang tak mungkin.. aku bilang itu ya sudahlah bu.. ku pijak

Foto

Melihat Lebih Dekat Pesta Rakyat

“JANGAN JUAL PENDIDIKANKU MBOK YO”, tulis seorang mahasiswa di atas kain putih, Senin (2/5). Spanduk-spanduk tergelar di atas tanah. Para wartawan mengambil gambar di sana-sini. Pukul 09:00 WIB massa mahasiswa berkumpul di taman Fakultas Ilmu Sosial dan Politik Universitas Gadjah Mada (Fisipol UGM). Di bawah pohon, di lokasi yang sama, ada mahasiswa yang didandani seperti pocong. Di

Download

LIHAT DARI DEKAT, TULIS DENGAN SENGAT

Mengapa Kamu Harus Menulis? Anggap saja anak itu tak punya pengalaman jurnalistik semasa SMP atau SMA. Metode jurnalistik tak ada yang dia tahu. Dia pun tak punya nama mentereng yang membuat opininya didengar publik. Tapi X sadar, ada yang tidak beres dengan pengelolaan sarana kampus. Hasratnya menulis semakin menggebu.  Moses Parlindungan Selengkapnya… Lihat dari Dekat, Tulis

Top
Twitter Auto Publish Powered By : XYZScripts.com